08 Agustus, 2011

Komentar Terbit Perdana Realita News

Hari ini, sebuah media cetak lahir dari pemikiran dan tangan anak-anak negeri. Hari ini sebuah jembatan informasi independent mulai dibangun – sebagai titian harapan yang menganyam berjuta kenyataan menjadi berita; aktual, cerdas, santun dan bertanggung jawab. Harian Umum REALITANEWS lahir di tengah kompetisi sehat media massa di Bangka Belitung, yang berharap menjadi pelangi yang mencerahkan nirwana wawasan kita semua.

Apa kata tokoh di Babel tentang terbitnya Harian Umum REALITANEWS?
Berikut komentar mereka.


Ir H Eko Maulana Ali MSC SAP SIP (Gubernur Kepulauan Bangka Belitung)
Aspiratif, Cerdas dan Bertanggung Jawab

Saya menyambut positif atas kelahiran Harian Umum REALITANEWS di Negeri Laskar Pelangi terutama di awal bulan Ramadhan ini. Semoga memberi warna damai dalam membangun daerah dan nasional. Mengedepankan keseimbangan informasi, dan mampu menjadi jembatan aspirasi masyarakat kepada pemerintah, sekaligus sebagai salah satu acuan pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan untuk melaksanakan program yang berpihak kepada rakyat.
Pers sebagai salah satu pilar pembangunan – sebagaimana juga aspek demokrasi – dapat menempatkan posisinya sebagai mitra yang baik bagi pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Sajikan berita-berita bermutu yang memenuhi unsur ke-penting-an publik terhadap informasi yang cerdas, bermoral dan bertanggung jawab. Insya Allah, REALITANEWS memperoleh tempat di hati masyarakat Bangka Belitung yang majemuk ini.
Selamat dan sukses, semoga kita selalu dalam bimbingan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Amien ya Robbal ‘alamien.

H Jamro Haji Jalil (Bupati Bangka Selatan)
Informasi Kabupaten dan Timbal Balik

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan keluarga, saya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas suksesnya penerbitan Harian Umum REALITANEWS. Dalam proses perjalanannya nanti, REALITANEWS dapat membuka keran seluas-luas terhadap arus timbal balik informasi masyarakat dan pemerintah, khususnya pemerintah daerah di Bangka Belitung.
Hendaknya selalu mengangkat informasi tentang perkembangan pembangunan di kabupaten-kabupaten yang ada sehingga bisa menjadi rujukan pemerintah kabupaten lainnya dalam merencanakan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Salam hangat dari Bumi Junjung Besaoh untuk seluruh redaksi REALITANEWS.


Drs H Zulkarnain Karim MM (Walikota Pangkalpinang)
Berita Nyata dan Hati Nurani

Selamat datang Harian Umum REALITANEWS di belantara informasi Bangka Belitung. Semoga berkembang menjadi pers yang independen, profesional, dan pada gilirannya menjadi pusat informatif, edukatif, dan kreatif. Tumbuhlah secara alami bersama masyarakat dan Pemerintah Kota Pangkalpinang sehingga nantinya REALITANEWS benar-benar menjadi “berita nyata” yang selalu berpihak pada kebenaran dan hati nurani. Selamat terbit!

Wirsta Firdaus (Kahumas PT Timah Tbk)
Obyektif dan Berimbang

Selamat datang Harian Umum REALITANEWS, selamat menambah khasanah informasi  melalui media cetak. Semoga tetap bisa menjaga obyektifitas dan keseimbangan berita. Selamat dan sukses.

Ape Niagata Tjandra (Owner Novotel Bangka)
Pilar Demokrasi dan Kearifan Lokal

Secara pribadi dan atas nama Novotel Bangka, kami menyampaikan selamat atas kehadiran Surat Kabar Harian REALITANEWS di Bumi Serumpun Sebalai. Semoga media ini dapat menjadi pers yang mampu menjaga pilar-pilar demokrasi bangsa, pers yang memiliki karakter kuat dan tegas dalam tatanan kearifan lokal.
Pencerahan adalah kunci utama sebuah media massa untuk terus eksis di tengah peradaban. Kedepankan jurnalisme damai dan jurnalisme santun agar ketentraman masyarakat terus terjaga, mengingat pers juga memiliki kekuatan untuk menentramkan atau memanaskan setiap persoalan.
Mari membangun Babel melalui keterbukaan dan keseimbangan informasi. Sukses buat awak-awak REALITANEWS.

Dharma Sutomo (Praktisi Hukum)
Pers yang Tegas dan Berani

Secara umum, publik berharap sebuah media dapat menempatkan posisinya sebagai jembatan penyampaian  informasi. Serta menyajikan beita-berita yang bersifat pencerdasan bagi masyarakat, mengutamakan pada fakta yang terjadi.
Yang tak kalah penting,  pers harus tegas dan berani dalam memberitakan suatu kebenaran. Jangan sampai pers takut dalam menyampaikan informasi, apalagi yang berhubungan dengan aparat penegak hukum karena pers punya payung hukum yaitu UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Teruslah berbenah, tumbuh, berkembang dan maju. Selamat kepada REALITANEWS.

Arka’a Ahmad Agin (Pemerhati Sosial Bangka Belitung):
Lahir dengan Ruh Kebenaran

Kehadiran REALITANEWS pada hari ini seperti benih yang berkecambah. Seperti bayi suci yang baru keluar dari rahim seorang bunda. Bayi pers yang menapaki dunia nyata dengan selaksa informasi yang bergerak di antara ruang dan waktu.
Lahirlah dengan ruh kebenaran dan ketegasan. Aspiratif, yang mengakomodir keluh-kesah masyarakat. Responsif, yang melihat ketimpangan sosial. Memperkaya khasanah pemahaman masyarakat terhadap konsep pembangunan Babel ke depan.
Hendaklah masyarakat memanfaatkan REALITANEWS sebagai media yang memberikan ruang gerak informasi untuk bernafas leluasa. Selamat terbit dan sukses.

07 Agustus, 2011

Polair Muntok Tangkap Tiga Kapal Trawl

REALITANEWS: Tiga unit kapal ikan yang diduga menggunakan alat tangkap trawl (pukat harimau) ditangkap jajaran Polisi Perairan (Polair) Muntok, Minggu (7/8) pagi di perairan expan yang berbatasan dengan perairan Tanjung Ular. Polisi juga mengamankan kapten kapal, berikut barang bukti lainnya sekitar 700 kilogram ikan, pukat, dan alat navigasi. Ditpolair Babel AKBP Dede Ruhiyat, melalui Kepala Pos Polair Muntok, Agus Salim, mengatakan, sebelumnya aktivitas kapal trawl sudah meresahkan para nelayan setempat, kemudian polisi langsung bergerak dan menangkapi tiga unit kapal saat beroperasi.          “Saat ini tiga unit kapal sudah kami amankan, sedangkan tersangka dan barang bukti lainnya akan kami serahkan ke Polairda Babel,” ujarnya. Tidak ada perlawanan saat penangkapan, kapal dan para tersangka langsung digiring ke Pelabuhan Muntok yang dibantu sejumlah nelayan setempat.  Ia menjelaskan, tiga unit kapal yang ditangkap yaitu KM Pura Loka, KM Rupat Indah dan KM Maju Jaya. Sementara tersangka yaitu kapten kapal masing-masing Roberto, Yaris dan Suprayitno, bersama 18 anak buah kapal (ABK). Kapal berukuran 33 GT, 80 GT dan 88 GT yang diduga sudah beroperasi beberapa hari ini di wilayah tangkap nelayan tradisional di perairan laut Muntok. Diduga, kapal dari Sulawesi dan Medan, Sumatera Utara yang sengaja merambah laut Babel dengan menggunakan pukat harimau yang hasilnya di bawa keluar. “Satu unit kapal sudah kami bongkar dan ditemukan 700 kilogram ikan segar, sementara tiga unit kapal lainnya belum dibongkar karena belum bisa merapat ke pelabuhan akibat air laut dangkal. Kami masih menunggu laut pasang, mudah-mudahan malam ini sudah bisa bongkar,” ujarnya. Ia mengakui, penangkapan tiga unit kapal nelayan dari luar daerah yang diduga menggunakan trawl merupakan kejadian pertama kalinya tahun ini dan pihaknya siap mengamankan laut Muntok dari tindak kriminal, tidak hanya kapal trawl. “Kami melakukan patroli rutin untuk mengawasi dan mengamankan laut Muntok, tentu kami siap bekerja sama dengan masyarakat terutama nelayan memberikan informasi tentang kejadian di laut yang dapat mengancam stabilitas keamanan,” ujarnya. (rn17/1)

Razia Pekat Satam Ramadhan Pasangan Ngamar di Hotel dan Salon

REALITANEWS:
Gelar Operasi Pekat Satam selama bulan Ramadhan oleh jajaran Polresta Pangkalpinang bekerjasama dengan Satpol PP Kota Pangkalpinang terus dilakukan. Tapi masih saja ada pasangan bukan suami istri yang ngamar dan diduga melakukan tindak asusila di kamar hotel dan salon-salon.
Sabtu malam sekitar pukul 20.00 WIB misalnya, petugas  sebanyak 40 personil yang dibagi menjadi dua tim menyisir kawasan panti pijat dan hotel-hotel yang diduga sering dijadikan ajang tindak asusila. Razia dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Andi Rahmadi SH SIK selaku Kasatgassubtindak.
Operasi kali ini berhasil mengamankan delapan pasangan bukan suami istri yang sedang servis di beberapa panti pijat dan di kamar hotel. Selain pasangan asusila bukan suami-istri yang sah tersebut, petugas juga mengamankan dua wanita tukang pijat terapis yang tidak memiliki identitas kependudukan Kota Pangkalpinang.
Tim pertama menyisir kawasan panti pijat yang berada di Jalan Singapur, Jalan Surabaya, dan Hotel M yang terletak di Kelurahan Pasir Putih, belakang pertokoan Ramayana. Dari lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dua pasangan bukan suami istri yang sedang check in di Hotel M dan lima pasangan yang sedang melakukan servis pijat plus-plus di panti pijat yang terletak di jalan Surabaya dan jalan Singapur.
Sedangkan tim lainnya menyisir kawasan panti pijat yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, petugas menyisir panti pijat dan salon SA.
Dari lokasi panti pijat refleksi, petugas mengamankan dua orang wanita pemijat asal Cimahi, Jawa Barat yang tidak memiliki identitas kependudukan Kota Pangkalpinang.
Sedangkan di salon SA yang juga terletak di Jalan Koba dan diduga melayani pijat plus-plus ini, petugas menemukan pasangan tanpa busana sedang asyik berbuat asusila. Keduanya pun diminta segera berpakaian dan langsung dibawa ke Mapolresta Pangkalpinang.
Kepada wartawan, pemilik salon berinisial S merasa keberatan anak buahnya yang baru dua hari berada di Pangkalpinang harus dibawa oleh polisi karena ikut terjaring razia.
“Baru saja saya datangkan dari Bandung, kok malah kena razia,” ujar S kesal.
Delapan pasangan asusila dan dua wanita pemijat terapis juga langsung dibawa ke Mapolresta Pangkalpinang untuk dilakukan pendataan dan pembinaan oleh jajaran satbinmas. Saat didata petugas, pasangan yang bukan suami istri terjaring saat chek in di Hotel M mengaku kalau mereka sedang pacaran dan sebentar lagi akan menikah.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang AKP Andi Rahmadi SH SIK menyebutkan operasi kali ini sebagai rangkaian tugas pencegahan penyakit masyarakat dan mensucikan bulan Ramadhan dari perbuatan maksiat.
“Orang yang terjaring kali ini akan kami lakukan pembinaan, agar tidak mengulangi perbuatan mesum lagi, apalagi di bulan suci ini,” tegas Andi kepada wartawan. (rn11/1)

04 Agustus, 2011

Bangun GOR Atletik Rp 25 Miliar


REALITA NEWS:

 
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) membutuhkan dana sedikitnya Rp 25 miliar untuk membangun gelanggang olahraga khusus atletik guna meningkatkan prestasi cabang atletik. Namun belum dipastikan di mana lokasi pembangunan GOR tersebut.
            "Lintasan atletik yang ada di Stadion Depati Amir saat ini sudah cukup baik dan memenuhi syarat sebagai tempat latihan. Namun perlu tempat lain untuk latihan maupun pertandingan sepak bola agar tidak mengganggu kegiatan pelatihan atlet," kata Ketua Umum KONI Babel, Suharli Tahor di Pangkalpinang, Rabu (3/8).
            Ia menjelaskan, untuk membangun GOR atletik dibutuhkan sedikitnya Rp 25 miliar, dengan rincian pembangunan pagar keliling dan tribun mini sebesar Rp 15 miliar. Sisanya sebesar Rp 10 miliar dialokasikan untuk membangun lintasan atletik dan lapangan tengah.
            "GOR atletik tersebut selain memiliki lintasan atletik di tengah-tengahnya dipergunakan untuk cabang olahraga lainnya seperti lempar lembing, lompat jauh, lompat tinggi atau tolak peluru," ujarnya.
            Babel, tambah Suharli, harus belajar dari pengalaman provinsi lain dalam membina cabang olahraga unggulan. Provinsi Lampung misalnya, lebih fokus melakukan pembinaan terhadap dua cabang olahraga andalan yakni angkat besi dan angkat berat. Sehingga provinsi itu mampu berada di peringkat 15 dalam Pekan Olahraga Nasional (PON).
            "Saya mengharapkan ke depannya Babel memprioritas atletik sebagai cabang olahraga unggulan PON, sehingga pembinaannya dapat lebih terfokus. Karena cabang olahraga atletik menyediakan sebanyak 47 medali emas pada PON di Pekan Baru pada 2012," imbuhnya.
            Dari 47 medali emas yang akan diperebutkan pada PON 2012 nanti, Babel cukup merebut 30 persen medali emas dari nomor-nomor yang dipertandingkan. Dari prosentase target tersebut, kontingen Babel diprediksikan bakan mendulangan belasan medali emas dari cabang atletik.
            "Saya yakin jika cabang atletik dibina dengan lebih baik lagi secara kontinyu dan memiliki GOR sendiri, Babel mampu mendulang medali emas lebih banyak daripada PON sebelumnya," kata dia.
            Menurut dia, selain GOR atletik, Babel juga belum memiliki GOR khusus cabang olahraga bela diri seperti karate, pencak silat, judo dan taekwondo. Sedangkan GOR yang ada saat ini hanya untuk cabang olahraga volly, bulu tangkis, basket dan futsal. Namun Suharli juga tetap memperhatikan berbagai cabang olahraga lainnya yang ditargetkan bakal menjadi pundi medali buat kontingen Babel.

Masuk PAUD
Selain rencana pembangunan GOR atletik, Suhaili Tahor juga menginginkan atlit berprestasi di Babel untuk masuk dalam Pelatihan Atlit Unggulan Daerah (PAUD) yang akan digodok pelatih-pelatih nasional dan diikutsertakan pada seleksi pelatnas.
Namun ia sendiri belum menjelaskan bagaimana bentuk PAUD serta infrastruktur penunjang guna pembekalan atlit. Menurutnya, siapapun bisa masuk PAUD selama memiliki potensi dan prestasi.

03 Agustus, 2011

  
Gubernur Propinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) , Ir Eko Maulana Ali sedang melakukan ritual mandi belimau  Foto : Laksamana Muhammad Yusuf
Wagub Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, Syamsuddin Basari sedang membawakan sebuah lagu kenangan pada acara Ulang Tahunnya yang ke 65 di Pink Cafe, Selasa(2/8). Foto : LMYusuf